Pages

Subscribe:

Pilihan Bahasa

Cari Artikel

Custom Search

Check Berat Web/Blog dan koneksi internet anda!

Masukkan Alamat Blog/Web Max 10 Url:
(http://igovic.blogspot.com)
Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Thursday, November 21, 2013

Bye Bye Winamp, Rest In Peace...


Ada kabar kurang menyenangkan bagi para pengguna perangkat lunak Winamp. Layanan pemutar media yang telah beroperasi selama lebih dari 15 tahun itu akan segera ditutup pada Desember mendatang.

Dalam pengumuman di situs web resminya, diumumkan bahwa, Winamp.com dan segalanya yang terkait dengan layanan web akan ditutup pada 20 Desember 2013.

Selain itu, perangkat lunak Winamp Media Player tidak akan lagi tersedia untuk diunduh. Pengguna yang masih ingin menggunakan Winamp disarankan mengunduh versi terbaru sebelum tanggal tersebut.

"Terima kasih untuk mendukung Winamp selama lebih dari 15 tahun," tulis Winamp di situsnya. Perusahaan tidak mengungkapkan alasan penutupan.

Di tahun 1990-an dan awal 2000-an, Winamp merupakan media player yang populer untuk memutar musik dan saluran radio. Namun kini, mereka telah kehilangan popularitas. Winamp sempat menjajal untuk merilis aplikasi di Mac dan Android, tetapi basis penggunanya tidak besar.

Winamp dikembangkan oleh perusahaan Nullsoft. Pada 2002, perusahaan ini diakuisisi oleh AOL senilai 80 juta dollar AS dalam bentuk saham.


Tuesday, October 29, 2013

Mudahnya Merakit Komputer

Cara termurah membeli komputer Desktop salah satunya adalah dengan merakit komputer sendiri, kita membeli Hardware-hardwarenya dan kita rakit sendiri, selain akan jauh lebih murah kita pun bisa menghindari kecurangan dari penjual, Uuuppps koq bisa dicurangi? Tidak semua penjual komputer curang tapi masih ada juga oknum pedagang yang sering bohongi pelanggan, kalo komputer kita sudah terbungkus dengan rapi di cassing dan diberi segel, siapa yang tahu kalo hardware yang ada di dalam cassing itu baru semua?
Tapi rata-rata kita sudah terbiasa dengan cara instan "pokonya saya tinggal pakai saja, karena saya ga bisa rakit sendiri"
Sebagian banyak orang merakit komputer adalah hal yang sangat sulit karena harus memiliki dasar ilmu komputer, pernyataan tsb emang bener tapi salah kalo orang yang baru tau komputer ga akan bisa ngerakit komputer, karena ngerakit komputer itu sangatlah mudah, berikut rincian cara merakit komputer:
1. Membuka Casing
2. Memasang power supply
3. Memasang dudukan baut mainboard
4. Memasang I/O Shield mainboard
5. Memasang mainboard
6. Memasang processor
7. Memasang RAM
8. Memasang Harddisk
9. Memasang Drive DVD
10. Menghubungkan kabel ke tempat masing-masing
11. Menutup Casing

Jadi Cuma 11 proses saja, sedikit bukan? Tapi selama mengamati banyak orang yang mencoba merakit, saya melihat bahwa kesulitan terbanyak yang ditemui adalah di nomor 10, yaitu menghubungkan kabel ke tempat masing-masing, terutama memasang kabel panel casing ke mainboard.
Ya, memasang kabel panel yang umumnya terdiri dari 4 (empat) pasang kabel yang terhubung dengan :
Lampu LED Harddisk (HDD LED)
Tombol Power (Power SW)
Tombol Reset (RESET SW)
Lampu LED Power (POWER LED)

Foto di bawah ini menunjukkan kabel-kabel yang saya maksud

Tulisan saya kali ini, saya akan mencoba memberikan tips bagaimana memasang kabel-kabel kecil tersebut dengan baik dan benar.
Cara terbaik untuk memasang kabel tersebut adalah melihat panduannya pada buku manual mainboard. Tapi umumnya hampir semua mainboard saat ini menggunakan standar yang sama dalam peletakan pin-pin yang akan dipasangi kabel panel, walaupun saya menemukan beberapa mainboard ASUS bersocket AM2 (untuk processor AMD) menngunakan susunan yang tidak biasa. Tapi sekali lagi, itu sangat jarang ditemui.

Ok, tugas anda adalah menemukan pin Front Panel di Mainboard, anda tidak akan kesulitan, umumnya terletak di tepi bawah saat mainboard dipasan pada casing. Berderet di samping pin berketerangan USB_1, USB_2, AUDIO dan lain-lain. Cari saja dibarisan pin-pin tersebut yang mempunyai keterangan Front Panel atau F_Panel. Dua foto berikut adalah pin Front panel yang umum ditemui, terdiri dari 10 pin dengan salah satu pin yang terletak di ujung kanan atas KOSONG, saya sering menyebutnya dengan PATAH. Anda bisa menggantinya dengan HILANG atau LENYAP dan sebagainya.
Front Panel


Pin yang kosong tersebut adalah pin nomor 10, sedangkan ujung yang berseberangan adalah pin nomor 1. Sehingga lima pin dibawah semua bernomor ganjil, dari kiri ke kanan bernomor 1-3-5-7-9 sedangkan pin-pin pada barisan atas bernomor genap 2-4-6-8-10. Ingat baik-baik nomor ini karena anda tidak akan menemukannya di mainboard. Anda hanya bisa mencarinya di buku manual mainboard.
Berikut saya gambarkan susunan pin yang telah saya beri nomor, ingat pin nomor 10 adalah yang kosong.

Nah sekarang tinggal menghubungkan pasangan kabel masing-masing ke pin-pin tersebut.  Yang akan dihubungkan adalah :
1 - 3          Ke kabel HDD LED
2 - 4          Ke kabel POWER LED
5 - 7          Ke kabel RESET SW
6 - 8          Ke Kabel POWER SW
Sedangkan pin nomor 9 biarkan kosong. Perhatikan kolom sebelah kiri, Pin 1, 2 dan 6 dihubungkan dengan kabel positif, hanya pin nomor 5 yang dihubungkan dengan kabel negatif. Sebaliknya, pada kolom sebelah kanan hanya pin nomor 7 yang terhubung ke kabel positif sedangkan pin nomor 3, 4 dan 8 terhubung ke kabel negatif. Sangat mudah untuk menghafal, bukan? 1-3, 2-4, 5-7 dan 6-8. Positif-negatif, positif-negatif ,negatif-positif, dan positif-negatif. Sudah ketahuan jika hanya pin nomor 5-7 yang susunannya terbalik dari yang lain.

Lalu, bagaimana menemukan kabel positif dan negatif ? Untuk gampangnya lihat saja warnanya. Kabel negatif umumnya berwarna putih atau hitam. Tetapi jika kabel putih dan hitam menjadi pasangan maka yang putih yang negatif. Jika tidak ada kabel warna putih atau hitam biasanya akan ada warna merah sebagai kabel positif.

Sebagai tambahan, untuk casing-casing yang dipasangi lampu power yang lebih besar, saat ini biasanya kabel POWER LED menggunakan  konektor molex male  2  pin (sama persis dengan konektor molex male 4 pin dari power supply, tapi jumlah pinnya hanya 2) yang langsung dihubungkan ke power supply. Seperti foto dibawah ini.

Jadi hanya ada 3 pasang kabel yang dipasang di pin Front Panel, karena kabel untuk POWER LED tidak dipasang di mainboard tapi langsung dihubungkan ke power supply.aaaa -->


Saturday, September 14, 2013

Samsung Promosikan BlackBerry Messenger


SEOUL - Usai kembali melancarkan promosi BlackBerry Messenger di Ghana, terbaru Samsung kembali melakukan hal serupa, kali ini melalui Twitter.
"PING! RT and Tell us who you'll BBM first from your Samsung Galaxy smartphone?," kicau SamsungMobileSA.
Aplikasi olah-pesan yang dulunya tersedia secara ekslusif di perangkat BlackBerry ini akan segera menyambangi platform iOS dan Android. Kabarnya, BlackBerry Messenger telah diajukan ke iTunes App Store dan Google Play beberapa pekan yang lalu.

Dilansir dari Phonesreview, Sabtu (14/9/2013), Samsung mulai genjar melancarkan promosi bahwa BlackBerry Messenger akan tersedia di perangkat Galaxy.
Menurut beberapa informasi di forum CrackBerry, Samsung mulai melancarkan iklan saat pertandingan sepakbola Afrika Selatan.
Apabila BBM resmi mendarat di Android, maka pengguna smartphone 'robot hijau' itu bisa melakukan komunikasi dengan pengguna smartphone BlackBerry tanpa harus menggunakan aplikasi olah-pesan lintas platform lainnya. Layanan ini memungkinkan membuat grup dengan 30 kontak.
BlackBerry diharapkan akan melepas aplikasi pamungkasnya itu pada akhir musim panas tahun ini, sebelum 21 September 2013.

Sumber: Plasa MSN



Sunday, July 21, 2013

Benarkah Blackberry bukan lagi Smartphone?


RIM benar-benar mendapat pukulan telak dari Yahoo.

Selain telah memerintahkan karyawan mengganti ponsel mereka dari BlackBerry ke iOS dan Android, bos Yahoo juga mengeluarkan pernyataan kontroversial. CEO Yahoo, Marissa Mayer, menyebut BlackBerry tidak termasuk dalam golongan smartphone.

"Perusahaan kami secara literal telah berpindah dari BlackBerry ke smartphone. Satu hal yang sangat penting bagi Yahoo untuk maju adalah pasar mobile" Kata Marissa Mayer dalam sebuah interview pada Fortune.

Walaupun BlackBerry sejatinya merupakan smartphone, namun ketiadaan upgrade berarti membuatnya tidak lagi mencukupi bagi sebagian konsumen. RIM gagal menyelesaikan platform barunya, BlackBerry 10, tepat waktu sehingga pengguna BlackBerry terpaksa berpindah ke platform lain untuk mendapatkan fitur baru.

Pasar smartphone bergerak begitu cepat, kompetitor BlackBerry seperti Samsung, Apple, LG berlomba-lomba hadirkan produk terbaru. Selain ubahan di sisi hardware yang lebih powerful, produk baru tersebut juga membawa peningkatan di sisi software. Hal ini membuat konsumen selalu terpancing mengikuti produk mereka dibanding BlackBerry.

Bagaimana pendapat Anda, apakah Anda masih menganggap BlackBerry sebagai smartphone?

Sumber: Merdeka.com


Wednesday, July 10, 2013

Benarkah BlackBerry Messenger (BBM) Hadir untuk Android dan iPhone Oktober 2013


BlackBerry mulai memberi petunjuk soal kedatangan aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM) untuk perangkat Android dan iPhone.

Dalam rapat laporan keuangan kuartal pertama 2013, Jumat (28/6/2013), CEO BlackBerry Thorsten Heins menyatakan, BBM di Android dan IOS akan dirilis sebelum musim panas berakhir. Namun, ia tak menyebut tanggal pasti peluncuran BBM di kedua platform kompetitornya itu.
Di Kanada, lokasi kantor pusat BlackBerry, musim panas berlangsung mulai Juni hingga November. Waktu musim panas ini tak jauh berbeda dengan beberapa wilayah di Amerika Serikat.
Ini berarti, BBM akan tersedia di Android dan iPhone paling lambat pada Oktober atau November mendatang. Meski demikian, tak menutup kemungkinan pada Agustus atau September. Heins sendiripernah menjanjikan aplikasi tersebut akan dirilis pada Juli 2013.
BlackBerry telah membuat halaman situs web khusus yang memberi informasi soal kedatangan aplikasi BBM di Android dan iOS. Anda bisa mengunjungi situs web itu dengan mengklik tautan ini. Dengan memasukkan alamat e-mail, Anda akan mendapat informasi kedatangan aplikasi BBM.
Aplikasi BBM bakal bisa berjalan di perangkat dengan sistem operasi iOS versi 6 ke atas dan Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich) ke atas. Pengguna dapat memanfaatkan BBM untuk mengirim pesan teks, foto, voice note, serta membuat grup diskusi berisi 30 kontak.

Pengguna Android dan iOS dapat menambah kontak BBM melalui PIN, e-mail, atau dengan memindaiQR code. Pada masa mendatang, BlackBerry berencana memperkaya fitur BBM di Android dan iOS dengan menghadirkan fitur BBM Voice, BBM Video, dan BBM Channel.

BlackBerry mengklaim, BBM kini dipakai oleh 60 juta pengguna aktif bulanan. Lebih dari 51 juta orang menggunakan BBM, rata-rata selama 90 menit per hari. Setiap harinya, ada 10 miliar pesan yang dikirim dan diterima pelanggan BBM. BlackBerry mengklaim jumlah ini dua kali lebih banyak dari pesan yang dikirim dan diterima aplikasi pesan instan lain.



Saturday, February 9, 2013

Perbedaan VGA AGP VS PCI VS PCI Express

 
 1. VGA AGP
 
2. VGA PCI



3. VGA PCI EXPRESS






Adapun perbedaannya adalah :
1. Dari segi fisik, slot untuk penempatan AGP dan PCI Express (PCIe) sudah berbeda, lihat gambar diatas, (SLOT = untuk menyambungkan VGA ke Komputer)
2. Dari segi kinerja, PCI Express lebih unggul 16x dibandingkan dengan AGP.
3. Dari Segi bandwith, PCI Express bekerja dengan metode full dupplex dengan kecepatan transfer datanya mencapai 8 GB per detik, sedangkan AGP bekerja secara hal dupplex dengan kecepatan 2.1 GB per detik.
4. PCI Express lebih hemat listrik dibandingkan AGP.
5. PCI Express tidak mengeluarkan panas yang berlebihan dibandingkan AGP.
6. Hampir semua motherboar terbaru saat ini, sudah mendukung slot PCI Express dan secara bertahap sudah membuang slot AGP.
7. Dari Segi harga, memang PCI Express lebih mahal dibandingkan AGP, namun dari kinerja yang diberikan rasanya tidak ada masalah. -->


Friday, January 18, 2013

MEMILIH OS UNTUK NOTEBOOK XP, VISTA, ATAU WINDOWS 7 ?

Anda mungkin sudah mengetahui perbedaan performa antara Windows Vista dan Windows 7 di lingkungan dekstop. Walau banyak orang merekomendasikan penggunaan Windows 7 tidak hanya buat PC baru tetapi juga notebook, bisa jadi tidak ada keuntungan-nya mengubah sistem operasi yang sudah ada dikomputer anda.

    Nah, di lingkungan notebook menarik untuk ditelaah. Versi Windows manakah yang menawarkan performa terbaik untuk notebook ? Dan apakah versi Windows tertentu menjanjikan dampak penting bagi lamanya penggunaan baterai (battery life)?
    Windows XP begitu populer karena ia sleek dan gegas. Windows Vista mempunyai reputasi sebaliknya, walaupun ia mengenalkan beberapa fitur baru yang berpotensi mendongkrak performa. Sebagai contoh, SuperFetch meload aplikasi-aplikasi yang sering digunakan di background, memanfaatkan semua sistem RAM yang ada hingga sistem lebih kencang larinya. ReadyBoost mendayagunakan flashdisk gegas USB 2.0 guna menghadirkan randomm access memory tambahan buat aplikasi. Pun, ReadyDrive mengenalkan dukungan buat HHDD (Hybbrid Hard Drive), kendati fitur ini tidak pernah dipakai.
    Dan akhirnya, ada Windows 7, yang umumnya menawarkan performa lebih baik. Pengujian menggunakan Dell Latitude D630 notebook dan 3 hard disk identik 2.5" Seagate Momentus 7200.2 untuk menginstall ketiga versi Windows: Windows XP, Windows Vista, dan Windows 7. Bermodalkan ketiga OS tadi, saatnya kita mencoba melakukan analisa.
DELL LATITUDE D630 - T8100

Windows XP
    Windows XP telah lama menjadi OS pujaan bagi para enthusiast tulen. Kebanyakan orang enggan menggunakan Windows Vista karena kerjanya lebih lambat dan driver compatibility juga parah. Aplikasi-aplikasi juga membutuhkan waktu lebih lama saat booting dan shutdown.
    Windows XP diinstall dengan Service Pack 3, namun terganjal masalah AHCI, yang diaktifkan pada semua OS. Untuk memulai instalasi, dibuatlah setup disc yang berisi ACPI-compatible Intel Matrix storage driver. Semua driver yang tercantum di test setup diinstall, plus semua update Windows XP sejak 10 November.
    Selanjutnya setting skema portable power dibuat seperti ini:  mematikan harddrive setelah 10 menit, shuttdown sistem saat kapasitas baterai tersisa 5%, display tetap on setiap saat, tanpa screen saver dan tanpa fitur standby.

Windows Vista
    Berdasar komparasi mendalam antara WIndows XP dan Windows Vista yang dilakukan sebuah website membuktikan tidak ada perbedaan performa yang signifikan, dan masih menyisakan sedikit kekurangan di Windows Vista. Instalasi Vista juga menyertakan semua update yang tersedia sampai 10 November, beserta driver yang tercantum di test setup. Vista default setting tidak berubah.

Windows 7
    Sekali lagi, instalasi Windows 7 mengikutkan semua update yang tersedia.
    Pengujian menggunakan BAPCo MobileMark 2007 versi 1.06 yang cocok buat Windows 7. Benchmark menggunakan aplikasi-aplikasi berikut untuk menciptakan skenario beban kerja pada PC: Adobe AcrobatReader 7.0, Adobe Ilustrator CS2, Adobe Photoshop CS2, Apple Quicktime 7.1, Intervideo WinDVD 8, Macromedia Flash 8, Microsoft Office 2003 Pro, Microsoft Project 2003, dan Winzip 10.0.
    Selama pengujian, MobileMark pun mendapat jeda beberapa menit. MobileMark merupakan powerful tool untuk menganalisa application performance dan battery runtime pada notebook dan diketiga versi Windows.

Performa dan Battery Runtime
    Hasilnya lumayan mengejutkan. Harap diingat notebook uji yang dipakai menjalankan ketiga OS adalah sama dan pengujian menggunakan skema power setara (balanced/portable). Windows XP dengan Service Park 3secara gamblang menunjukkan application performance tertinggi, dan Windows 7 tampaknya tidak begitu superior. Tampaknya Windows 7 mencoba lebih berhati-hati dalam performa dengan harapan untuk memaksimalkan battery life. Mari kita lihat hasil runtime MobileMark 2007.
    Ternyata benar, Windows 7 menawarkan runtime tertinggi dari kedua pesaingnya, sementara setup tercepat, berdasar Windows XP dengan SP3, sesungguhnya membuktikan battery life lebih singkat. Perbedaannya tidak signifikan, namun pada notebook yang dipakai pengujian (dengan powerful 9-cell baterai) perbedaan runtime antara Windows XP dan Windows 7 sebesar 28 menit. Ini lumayan banyak bila anda membayangkan tengah menuntaskan tugas membuat presentasi selama penerbangan lintas negara.

Simpulan
    Windows 7 mampu menyuguhkan performa lebih baik daripada Windows Vista. Akan tetapi, dari ketiga versi Windows - Windows XP, Vista, dan Windows 7 - menyuguhkan hasil lumayan berbeda sewaktu digunakan pada upper-mainstream notebook, sepertiDell Latitude 630.
    Pengujian juga menggunakan hardware sama dan 3 hard disk sama 2.5" Momentus 7200.2 160GB. Bahkan firmwarenya sama. Pengujian menyamakan power scheme setting sebanyak mungkin untuk mendapatkan komparasi berimbang. Hasil performanya tidak mengejutkan, karena Windows XP dengan Service Pack 3 meraih poin tertinggi di application performance. Jadi bila anda menginginkan aplikasi berjalan paling gegas maka Windows XP masih pilihan terbaik.
    Windows Vista juga lebih baik, meski reputasinya jeblok; performa dan bettery runtime berimbang. Tapi performa masih kalah dariWindows XP, namun battery runtime sedikit lebih baik. Windows 7, yang meraup sejumlah pujian, tertinggal dalam pertarungan performa, kendati perbedaannya tidak terlihat pada pemakaian sehari-hari. Sementara, battery life diketiga OS sepadan. Jika instalasi Windows XP memaksa shutdown setelah 5 jam dan 50 menit, Windows 7 masih menyisakan waktu lebih sebesar 28 menit. Jadi battery life Windows 7 8% lebih banyak.
    Hasil dan khususnya perbedaan 8% tidak seberapa berpengaruh, meski ini membantu kita dalam memilih OS. Bila anda berniat membeli notebook baru, pilihan terbaik tampaknya jatuh pada Windows 7. Performanya mendekati XP, tapi anda mendapat battery runtime ekstra sebagai bonus.aaaaa -->


Thursday, January 17, 2013

NVIDIA VS ATI RADEON


NVIDIA VS ATI RADEON kalo ada yang nanya mana yang lebih hebat? sama pusing jawabnya jika ada yang nanya INTEL VS AMD.
tapi untuk para awam, seperti saya juga, gatau apa sih hebatnya masing-masing kartu grafis tersebut?? terus, apa ngaruhnya kalau kita pakai salah satunya untuk maen game yang beratberat terutama di masalah gambar?? nah, setelah seian lama ga nulis, kali ini saya akan seikit me-review tentang nVidia vs ATI. let’s check out..
untuk para pecinta ATI, mereka tidak bisa disalahkan ketika mereka bilang vga ATI paling bagus, begitu pula dengan pecinta nVidia yang bilang Nvidia lebih bagus grafisnya dengan vga card lain karena memang kedua pabrikan vga card tadi punya mangsa pasar tersendiri yang bahkan terkadang fanatik dengan produknya.
pada tahun 2003, sebenarnya Nvidia pernah terpuruk karena ketika Nvidia meluncurkan seri Geforce FX seri 5000 yang bisa dibut sebagai sebuah kesalahan fatal yang tercatat sebagai sejarah hitam di perjalanan karir Nvidia. Buruknya kinerja Geforce FX saat itu membuat Nvidia melakukan trik untuk meningkatkan kinerja dengan menurunkan kualitas gambar. Hal ini justru semakin memperburuk reputasi mereka dan membuka peluang bagi ATI untuk merebut posisi teratas saat itu dalam pasar kartu grafis. Saat itu chip grafis andalan ATI yaitu Radeon seri 9000 terbukti mampu mengalahkan Geforce FX dalam kinerja maupun performa. Di saat itulah anggapan bahwa kualitas gambar videocar ATI lebih baik daripada Nvidia mulai tertanam di hati sanubari para gamer.
Namun kini ,  Nvidia telah melewati mimpi buruknya. Dimulai dari peluncuran Geforce seri 6000 yang membanggakan Shader Model 3, Nvidia mulai berusaha mengalahkan ATI dalam hal kualitas gambar. Di era 2005, Geforce seri 6000 mampu menoreh keunggulan dalam hal dukungan Shader Model 3 dibanding ATI X300/700/800 yang saat itu belum mensupport fitur tersebut.
Sadar akan kelemahan terserbut, di tahun 2006 ATI akhirnya juga memberikan dukungan Shader Model 3 di seri X1000 mereka, sehingga potensi bagi videocard Nvidia dan ATI untuk menghasilkan kualitas gambar yang baik kini sama.
Sebagai produsen chip grafis no.1, Nvidia memiliki segudang uang untuk diselipkan di celah-celah kantong para programmer & game developer. Dengan begitu game buatan mereka akan berpihak ke kubu Nvidia. Atau dengan kata lain kualitas gambar game tersebut akan menjadi lebih buruk bila dijalankan pada videocard ATI.
Nvidia cukup serius dalam menjalankan strategi konspirasi ini. Bahkan mereka mempropagandakan strategi ini sebagai TWIMTBP (The Way It’s Meant To Be Played).
Bila sebuah game menyandang logo TWIMTBP, berarti game tersebut dibuat dengan campur tangan Nvidia di dalamnya, dan sudah dipastikan kualitas gambar / kinerja terbaik hanya akan didapat bila menggunakan videocard Nvidia. Secara logika saja, tentu mustahil bila sebuah game yang disponsori Nvidia ternyata tampilannya sama baiknya bila menggunakan ATI.
Para fans ATI sering berdalih bahwa masalah kompatbilitas/kualitas gambar pada beberapa game adalah masalah driver yang dapat dihilangkan dengan update driver ATI Catalyst, mereka tak menyadari bahwa problem tersebut sebenarnya adalah problem yang berasal dari gamenya dan sengaja dibuat oleh game developernya bagi pengguna ATI. Jadi update driver ATI tidak akan memperbaiki problem tersebut.
Tampaknya strategi konspirasi ini dianggap cukup berhasil oleh Nvidia, sehingga mereka kian hari kian agresif dalam merangkul para game developer. Hingga saat ini, nyaris 90% game yang beredar di pasaran dibuat dengan campur tangan Nvidia di dalamnya. Untuk melihat game-game apa saja itu dapat dilihat di situs www.nzone.com
untuk melihat hasil gambar yang dihasilkan dari kedia kartu grafis tersebut, maka akan diuji coba pada salah satu game populer di bawah ini..
IN-GAME SETTING:
Setting fitur & kualitas di semua game diatas diatur ke tingkat detail paling maximal dengan resolusi 1024×768.
Anisotropic filtering diatur ke tingkat tertinggi dan FSAA diaktifkan bila memungkinkan.
TESTING PLATFORM:
Videocard:
- NVIDIA : Geforce 7600GT, 7900GS, 7900GT
- ATI : Radeon X1950 Pro, X1900XT
CPU:
- Intel Core2 Duo E6400 (2.13GHz) overclocked @ 3.2GHz   FSB400 (FSB1600 QPB)
CPU Cooler :
- Thermaltake Waterblock W0010 + custom cooling tower
Motherboard
ASUS P5B Deluxe WiFi AP (intel P965)
Memory :
- 2 X 512MB Kingston “Hynix” DDR2 533 @ DDR800 (4-4-4-12)
Harddisk: 80GB Seagate Barracuda 7200.9 SATA2
PSU: SilverStone 400W dual-rail
Driver:
Nvidia Forceware 91.47
ATI Catalyst 6.11
Windows XP Professional SP2
DirectX 9c June06
TEST 1:Need For Speed Most Wanted
Hinga detik ini, NFS Most Wanted masih merupakan game racing dengan tampilan terbaik. Bahkan tampilannya masih lebih baik daripada NFS Carbon yang baru saja dirilis. Sekalipun NFS Most Wanted tidak menyandang logo Nvidia, tapi sepertinya developer & publisher game ini, Electronic Arts, sempat merasakan nikmatnya makan malam bersama Nvidia.
Sajian anggur dan wanita cantik yang disuguhkan Nvidia mampu membuat para programmer Most Wanted rela memberikan tampilan terbaik game ini hanya untuk pengguna videcard Nvidia saja.
Bila anda pernah mendengar keluhan beberapa gamer mengenai tampilan yang terlalu silau di Most Wanted, maka dapat dipastikan bahwa gamer tersebut menggunakan videocard ATI. Karena memang itulah kado bencana yang khusus diberikan bagi fans ATI.
Pada videocard ATI, akan terjadi kesalahan implementasi HDR/Bloom, yang mengakibatkan gambar terlalu terang, sekalipun fitur overbright dimatikan. Dengan keadaan ini banyak objek akan kehilangan detail, dan konyolnya lagi gedung-gedung masih tampak menyilaukan sekalipun di kondisi senja hari.
Untuk lebih jelasnya lihat perbandingan tampilan screenshot di bawah ini…
Need For Speed Most Wanted  (v1.3)
Daylight (siang)
Detail objek gedung dan tekstur bukit dengan menggunakan videocard Nvidia terlihat jelas. Sedangkan pada videcard ATI, cahaya silau membuat gedung nyaris tak terlihat yang diakibatkan karena error dalam implementasi HDR/bloom effect. Bahkan tekstur bukit hanya terlihat sebagai warna kuning silau saja.
Pada videocard Nvidia, detail kaca jendela pada gedung pencakar langit masih terlihat meski kacanya memantulkan cahaya matahari. Sedangkan pada videcard ATI, pantulan cahaya matahari terlalu ekstrim sehinga membuat gedung kehilangan detailnya.
Dengan menggunkaan videocard Nvidia, dinding gedung-gedung beton merefleksikan pantulan cahaya secara normal, sedangkan pada videocard ATI, dinding gedung-gedung beton seolah bersifat seperti kaca yang merefleksikan pantulan cahaya secara ekstrim, akibatnya objek jadi kehilangan detail.
Pada videocard Nvidia ujung jalan masih terlihat jelas, sedangkan pada videocard ATI ujung jalan seringkali tak terlihat karena tersapu silaunya cahaya. Hal inilah yang seringkali dikeluhkan para gamer yang menggunakan videocard ATI, karena kondisi silau ini membuat tikungan di ujung jalan jadi tak terlihat jelas sehingga membuat game lebih susah dimainkan.
Evening (senja)
Tampilan pada videocard ATI bertambah parah dan tidak realistis pada kondisi senja. Gedung-gedung terlihat bersinar menyilaukan sekalipun di langit minim cahaya matahari. Sedangkan pada videcard Nvidia, refleksi cahaya yang terpantul di gedung-gedung terlihat natural dan serasi dengan nuansa atmosfir sekitar.
Sama seperti contoh gambar sebelumnya, pada videocard Nvidia detail gedung terlihat jelas dan pantulan cahayanya di senja hari terlihat natural, sedangkan pada videocard ATI, gedung-gedung menjadi terlihat aneh dengan cahayanya yang menyilaukan, seolah seperti suasana di planet lain.
Refleksi cahaya senja pada kaca gedung terlihat natural pada videocard Nvidia, sedangkan pada videocard ATI gedung-gedug terlihat seolah bersinar denngan refleksi cahaya yang menyilaukan, sehingga terkesan tidak realistis dan kontras dengan suasana atmosfir senja.
Pada videocard Nvidia objek-objek dinding beton di sisi kiri terlihat natural. Sedangkan pada videcard ATI, objek-objek dinding beton yang seharusnya tidak bersifat reflektif menjkadi terlihat terang menyilaukan secara ekstrim, membuat suasana menjadi serasa di arena sirkus.
Kesimpulan :
dari salah satu contoh yang saya perlihatkan di atas dapat ditarik kesimpulan jika vga card Nvidia memang lebih bagus dari pada ATI. namun, jika ditinjau lebih dalam sebab-sebab mengapa Nvidia lebih unggul dari pesaingnya yaitu ATI adalah baiknya para petinggi Nvidia untuk menggandeng para game developer untu membuat game yang dibuat khusus untuk pengguna chip Nvidia, sehingga jika para pengguna chip ATI memainkan game tersebut mereka akan kecewa dan menganggap bahwa chip ATI buruk. Padahal jika ditilik lagi bukanlah kesalahan pabrikan ATI dalam membuat kartu grafis, tetapi kurang lihainya ATI layaknya yang dilakukan Nvidia terhadap game developer.
Dalam persaingan kualitas gambar, Nvidia terlihat jauh lebih cerdas & smart dibanding ATI. Di saat para insinyur ATI kerja lembur & banting tulang di dalam lab yang sunyi untuk meningkatkan keunggulan kualitas grafis, para team Nvidia mengajak makan malam para game developer untuk bersama-sama menjatuhkan ATI.
Jamuan makan malam dan berbagai suguhan kenikmatan lainnya membuat para game developer akhirnya rela melakukan apa saja untuk menjatuhkan ATI.
Konspirasi dengan game developer tampaknya merupakan strategi jitu yang dilakukan sang CEO sekaligus pendiri Nvidia yaitu Jen-Hsun Huang.
Dengan konspirasi Nvidia bersama game developer, maka sehebat apapun ATI berinovasi untuk meningkatkan kualitas grafis videocard mereka, hasilnya tetap akan sia-sia saja karena game yang dirilis ternyata tidak memanfaatkan keunggulan yang dimiliki videocard ATI, bahkan kualitas gambar pada videocard ATI malah sengaja diturunkan dengan munculnya berbagai problem.
Sebaliknya, bila ATI ingin meniru cara “sabotase” seperti yang dilakukan Nvidia, maka hal tersebut akan lebih sulit dilakukan, sebab jumlah pengguna videocard Nvidia jauh lebih banyak, sehingga game developer tentu tak mau beresiko bila penurunan kualitas gambar di videocard Nvidia akan menyebabkan game mereka tidak dibeli oleh mayoritas gamer yang menggunakan videocard Nvidia. Oleh karena itu pada game-game yang disponsori ATI (misal Half Life 2) tampilannya tetap tidak ada masalah sekalipun menggunakan videocard Nvidia.
sudah cukup tau kan perbedaannya?? sekarang silahkan terserah anda akan pilih yang mana yang sesuai selera.. :)
sumber : http://www.reviewland.com/hardware-vgaiq.htm

Infolinks In Text Ads