Pages

Subscribe:

Pilihan Bahasa

Cari Artikel

Custom Search

Check Berat Web/Blog dan koneksi internet anda!

Masukkan Alamat Blog/Web Max 10 Url:
(http://igovic.blogspot.com)

Saturday, September 14, 2013

Samsung Promosikan BlackBerry Messenger


SEOUL - Usai kembali melancarkan promosi BlackBerry Messenger di Ghana, terbaru Samsung kembali melakukan hal serupa, kali ini melalui Twitter.
"PING! RT and Tell us who you'll BBM first from your Samsung Galaxy smartphone?," kicau SamsungMobileSA.
Aplikasi olah-pesan yang dulunya tersedia secara ekslusif di perangkat BlackBerry ini akan segera menyambangi platform iOS dan Android. Kabarnya, BlackBerry Messenger telah diajukan ke iTunes App Store dan Google Play beberapa pekan yang lalu.

Dilansir dari Phonesreview, Sabtu (14/9/2013), Samsung mulai genjar melancarkan promosi bahwa BlackBerry Messenger akan tersedia di perangkat Galaxy.
Menurut beberapa informasi di forum CrackBerry, Samsung mulai melancarkan iklan saat pertandingan sepakbola Afrika Selatan.
Apabila BBM resmi mendarat di Android, maka pengguna smartphone 'robot hijau' itu bisa melakukan komunikasi dengan pengguna smartphone BlackBerry tanpa harus menggunakan aplikasi olah-pesan lintas platform lainnya. Layanan ini memungkinkan membuat grup dengan 30 kontak.
BlackBerry diharapkan akan melepas aplikasi pamungkasnya itu pada akhir musim panas tahun ini, sebelum 21 September 2013.

Sumber: Plasa MSN



Sunday, July 21, 2013

Benarkah Blackberry bukan lagi Smartphone?


RIM benar-benar mendapat pukulan telak dari Yahoo.

Selain telah memerintahkan karyawan mengganti ponsel mereka dari BlackBerry ke iOS dan Android, bos Yahoo juga mengeluarkan pernyataan kontroversial. CEO Yahoo, Marissa Mayer, menyebut BlackBerry tidak termasuk dalam golongan smartphone.

"Perusahaan kami secara literal telah berpindah dari BlackBerry ke smartphone. Satu hal yang sangat penting bagi Yahoo untuk maju adalah pasar mobile" Kata Marissa Mayer dalam sebuah interview pada Fortune.

Walaupun BlackBerry sejatinya merupakan smartphone, namun ketiadaan upgrade berarti membuatnya tidak lagi mencukupi bagi sebagian konsumen. RIM gagal menyelesaikan platform barunya, BlackBerry 10, tepat waktu sehingga pengguna BlackBerry terpaksa berpindah ke platform lain untuk mendapatkan fitur baru.

Pasar smartphone bergerak begitu cepat, kompetitor BlackBerry seperti Samsung, Apple, LG berlomba-lomba hadirkan produk terbaru. Selain ubahan di sisi hardware yang lebih powerful, produk baru tersebut juga membawa peningkatan di sisi software. Hal ini membuat konsumen selalu terpancing mengikuti produk mereka dibanding BlackBerry.

Bagaimana pendapat Anda, apakah Anda masih menganggap BlackBerry sebagai smartphone?

Sumber: Merdeka.com


Review Sony Experia L C2105


Setelah sukses dengan Xperia Miro dan Xperia J, kini Sony kembali menggarap seri Experia teranyar untuk segmen menengah yaitu Experia L yang terinstal processor dual core. 
Pertanyaannya, Bagaimana dengan kinerja Seri Experia terbaru ini? 

Review Sony Experia L ini spesial saya persembahkan buat sahabatku yang ngebet pengen beli sony Experia terbaru :-) 

Desain

Dimensi: 128.7 x 65 x 9.7mm, 137gram; full touchscreen; materialplastik; port audio 3.5 mm;volume rocker, tombol power/lock, tombol shutter; lubang mic; port microUSB(sekeliling ponsel dari sisi atas). 

Jika dilihat dari arah depan, sepintas bodi ponsel ini mirip dengan Xperia E yang memiliki sisi menipis di bagian atas dan bawah. Namun uniknya, Xperia L memiliki struktur bodi yang melengkung (jika dilihat dari samping).Karakter desain yang disuguhkan Xperia L bisa dibilang sama persis dengan Xperia J.

Layaknya karakter disain smartphone mid-end, desain Xperia L juga diramaikan dengan lis silver di sekeliling bodi. Menariknya, di area lis bawah terdapat Illumination effect LED, yang akan menyala jika ada notifikasi masuk (missed call atau message). Sama seperti Xperia Miro dan Xperia J.

Cover belakang dilapisi bahan doff yang membuatnya terasa kesat dan tak mudah licin. Sayang, untuk membuka cover ini Anda memerlukan ketelitian dan kesabaran. Pasalnya, sisi yang agak menipis di kedua ujung bodi memiliki lengkungan yang menutupi rangka dalam. Anda harus mencongkel lubang di sisi kiri bodi, dan melepas bagian atas lebih dulu baru mendorongnya sedikit ke arah bawah untuk melepaskan cover belakang. Cukup merepotkan.

Di bagian dalam, Anda akan menemukan slot kartu SIM dan microSD. Untuk menyeisipkan kartu SIM, Anda tak perlu melepas baterai. Namun, jika ingin memasukan kartu memori ekspansi micro SD, baterai harus dilepas lebih dulu. Karena, posisi slot kartu microSD ada di bagian bawah slot kartu SIM.

Display

Layar sentuh TFT kapasitif, 16 juta warna,480 x 854pixels (FWVGA), 4.3 inches (~228 ppi pixel density), 5 point multi touch; Scratch-resistant glass

Sesuai segmentasinya, layar Xperia L hanya memiliki resolusi FWVGA belum HD 720p layaknya Xperia SP maupun full HD seperti Xperia Z. Meski begitu, tampilan gambar maupun warna yang terpancar di layar smartphone ini tetap terlihat jernih dan terang.

Dibanding beberapa smartphone sekelasnya, layar Xperia L justru lebih ciamik dengan kerapatan piksel yang mencapai 228 ppi.

Sebagai tambahan, meski tak didukung teknologi Gorilla Glass, namun layar Xperia L ini ternyata sudah dibekali lapisan anti gores loh. Walaupun kualitasnya standar, namun teknologi ‘scratch resistant’ yang dimilikinya sanggup melindungi LCD ponsel ini dari goresan benda tajam.





Sistem Operasi dan UI

Android OS, v4.1.2 (Jelly Bean)

Sektor ini, nampaknya tak banyak perbedaan yang terlihat antara Xperia L maupun generasi Xperia lain yang menggunakan versi Androidyang sama. Misalnya saja Xperia SP, Xperia Z/ZL.

Antarmukanya tetap mengnyuguhkan karakter khas Sony Xperia. Mulai dari struktur home screen, wallpaper hingga lock screen yang menghadirkan dua shortcut favorit (Walkman dan Kamera) mengapit jam digital.
Layar utama Xperia L juga menawarkan multipanel yang dapat dipercantik menggunakan widget maupun shortcut khas Android Jelly Bean. Sayang, interface khas Xperia yang sempat hadir di awal kemunculan flagship Sony Xperia (Timescape) tak lagi di jumpai di generasi baru ini. Padahal, di Xperia Z/ZL ada fitur yang menyerupai Timescape yakni Socialife.
Hardware dan Benchmark

Prosesor Dual-core 1 GHz,Qualcomm MSM8230 Snapdragon chipset, Adreno 305GPU; 1GB RAM, Internal Storage: 8 GB (5.8 GB user available), external: microSD up to 32 GB, baterai Li-Polymer1700 mAh

Jeroan yang dimiliki Xperia L di bawah rekan satu mereknya Xperia SP yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon Dual-core 1.7 Krait, dan menjadi jawara di kelas Dual-core saat ini.
Jika dikomparasi dengan smartphone Dual-core sekelasnya, Xperia L terlihat cukup superior. Bahkan, beberapa smartphone Quad-core berhasil dikalahkannya. Hal ini terlihat dari hasil uji benchmark menggunakan aplikasi Antutu dan Quadrant.
Dengan performanya ini, Xperia L mampu ‘melibas’ semua game/aplikasi berkualitas tinggi dengan lancar. Untuk mendukung performanya ini, Xperia L menggunakan baterai Li-Polymer berkapasitas 1700 mAh sebagai sumber powernya.

Dengan dukungan ‘Power Management’ yang maksimal lewat fitur “Stamina Mode”, kinerja baterai Xperia L ini bisa meningkat hingga 3x lipat. Namun tentunya akan menonaktifkan beberapa fungsi yang tak digunakan semisal data, WiFi, Bluetooth, GPS, screen brightness dan sebagainya.
Konektifitas

GSM 850 / 900 / 1800 / 1900; HSDPA 850 / 900 / 1700 / 1900 / 2100;GPRS up to 85.6 kbps, EDGEup to 237 kbps,HSDPA, 21 Mbps; HSUPA, 5.76 Mbps, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual-band, Wi-Fi Direct, DLNA, Wi-Fi hotspot, Bluetoothv4.0 with A2DP, NFC, microUSB v2.0

Seperti para pesohornya, Xperia L juga hadir dalam beberapa varian yakni C2104 dan C2105. Hal ini untuk membedakan wilayah penyebarannya terkai penggunaan frekuensi jaringan seluler di masing-masing negara. Untuk di Indonesia, versinya adalah C2105 yang mendukung quadband GSM dan WCDMA 900/2100 MHz.
Soal kecepatan akses data, jalur 3.5G yang ditawarkan smartphone ini tak perlu diragukan lagi. Namun, untuk kualitasnya tentu saja tergantung pada performa jaringan seluler milik operator yang digunakan.
Untuk jalur koneksi lainnya, Xperia L tergolong ‘royal’. Hampir semua saran tersedia, mulai dari WiFi yang dibekali kemampuan WiFi hotspot dan WiFi Direct, Bluetooth yang juga bisa dimanfaatkan untuk berbagi koneksi internet (Bluetooth tethering), NFC hingga port kabel data micro USB yang bisa digunakan sebagai media penghubung ke PC/laptop bahkan untuk membaca data dari harddisk eksternal via kabel USB OTG (On The Go).
Kamera & Multimedia

8 MP, 3264 x 2448 pixels, autofocus, LED flash,Geo-tagging, touch focus, face and smile detection, image stabilization, HDR, sweep panorama; kamera sekunder: VGA; Perekam video:720p@30fps, video stabilization; Walkman player, Radio FM, Video

Segmen ‘menengah’ yang disasar Xperia L nampaknya sesuai dengan fasilitas multimedia yang diembannya. Kamera 8MP yang ditanamkan memang menjadi resolusi ‘wajib’ untuk smartphone mid-end saat ini. Sama seperti Xperia SP.

Meski begitu, fitur pendukung kamera yang dibenamkan cukup mumpuni. Bahkan digadang-gadang lumayan tangguh untuk fotografi mobile. Saat PULSA menjajalnya untuk foto, hasil yang didapat cukup bagus dengan penyerapan warna serta cahaya yang pas. Supaya hasil foto bisa lebih maksimal, Anda bisa bereksperimen dengan fitur HDR, white balance maupun exposure.
 Selain kamera, Xperia L juga menonjolkan sisi multimedia khususnya Walkman player, video dan radio FM. Interface Walkman player yang ditampilkan smartphone ini khas generasi Xperia, dengan beragam fungsi tambahan untuk memaksimalkan kemampuan audio player. Mulai dengan hadirnya pengaturan equalizer, hingga teknologi ClearAudio+ yang memberikan kejernihan suara. Menariknya lagi, Anda bisa mengintegrasikan Walkman player dengan pencarian online musik via YouTube, PlayNow, Wikipedia serta lirik lagu termasuk versi karaokenya.

Key features

  • Quad-band GSM/GPRS/EDGE and dual or quad-band HSPA support
  • 21 Mbps HSDPA and 5.76 Mbps HSUPA
  • 4.3" 16M-color TFT capacitive touchscreen of FWVGA resolution (480 x 854 pixels) at around 228 ppi
  • Android OS v4.1.2 Jelly Bean
  • Dual-core 1 GHz Krait CPU, Adreno 305 GPU, Qualcomm MSM8230 Snapdragon chipset
  • 1 GB of RAM
  • 8 GB of inbuilt storage (5.8 GB user available)
  • microSD slot (32GB supported)
  • 8 MP autofocus camera, single LED flashlight, geotagging, touch focus, HDR, proper shutter key
  • 720p @ 30fps video capture with HDR
  • VGA front-facing camera
  • Wi-Fi a/b/g/n, Wi-Fi hotspot
  • GPS with A-GPS
  • NFC
  • PlayStation certified
  • Accelerometer, ambient light and proximity sensor
  • Standard 3.5 mm audio jack
  • Stereo FM radio with RDS
  • microUSB port (charging) and stereo Bluetooth v4.0
  • LED strip for breathing light and notifications
  • 1750 mAh Li-Ion battery, user-replaceable
Kelebihan
• Desain Keren
• Sarana koneksi lengkap (3.5G, WiFi, NFC, Bluetooth)
• Kamera dan fitur pendukungnya tangguh

Kekurangan

• Tidak didukung teknologi Bravia Engine
• Video Belum HD 1080p
• Membuka cover belakang sedikit merepotkan
• Harga Cukup Mahal

Kesimpulan


Menilik harga yang hampir mendekati Rp 3 jutaan, Xperia L tergolong mahal. Pasalnya, di pasaran Anda masih bisa menemukan produk kompetitor dengan spesifikasi yang tak jauh beda, tapi dibanderol dengan harga yang sedikit lebih murah. Menariknya, hasil  benchmark hardware smartphone ini menunjukan nilai yang cukup tinggi. Bahkan mengalahkan smartphone Dual-core di level yang sama.

Selain itu, ketangguhan sektor multimedia yang ditawarkan Xperia L sepertinya bisa menjadi nilai plus bagi Anda yang tengah mencari smartphone baru.
Sumber: Tabloid Pulsa


Bagaimana Memilih Laptop/PC untuk Gamming


Banyak temen aku yang minta spesifikasi komputer atau laptop yang cocok buat game?  Mungkin artikel ini bisa dijadikan referensi anda sebelum anda membeli komputer game tersebut, karena membeli komputer yang digunakan untuk bermain game tidak semudah membeli komputer buat aplikasi kantor. Semakin hari, perkembangan game semakin pesat saja, yang tentu saja membutuhkan tenaga komputer yang semakin besar, dan untuk memenuhi tuntutan dan kebutuhan hardware game tersebut, produsen pc saling berlomba-lomba memproduksi perangkat yang bisa mengimbangi perkembangan game tersebut. Disini akan dibahas berbagai macam karakteristik dari komponen-komponen yang berpengaruh terhadap game yang harus dipikirkan lebih awal sebelum benar-benar menentukan pilihan.Satu hal yang harus dipikirkan untuk pc game processors. Processor yang yang dipilih harus memiliki kecepatan clock tinggi, cache L2 dan cache L3 serta kemampuan di GPU (Graphic Processing Unit). Pc game seharusnya juga memiliki jumlah RAM yang lebih tinggi, kalo bisa lebih tinggi dari 5 GB RAM. Dengan kapasitas seperti itu baru dapat digunakan untuk memenuhi prasyarat games. Disamping itu komputer terbaru juga harus membawa dan menggunakan VGA yang kapasitas memorynya minimal 1 GB. Kapasitas sebesar itu baru cukup untuk memenuhi game grafis yang sekarang banyak beredar. Untuk perangkat harddisk bisa menyesuaikan, tergantung dari game yang akan diinstall, tetapi untuk amannya, gunakan saja minimal 1 TB, karena game sekarang hampir semua paketnya dikemas dalam DVD yang memiliki ukuran yang jumbo.


Alienware M17x adalah salah satu contoh laptop gaming. Laptop ini sudah menggunakan prosesor high-end Intel Core i7 720M, Tiga baterai ‘s, dan 4GB RAM DDR3 dan juga 500GB harddisk, 5 port USB dan ATI Mobility HD 5870.



Kemudian jika anda penginginkan PC dengan prosesor high end, dan juga desain yang tahan lama, Xplorer X7-8500 adalah sebuah game pc yang dibangun cukup baik untuk memenuhi game standart Anda. Komputer tersebut menggunakan prosesor Intel Core i7 740QM 3 GHz, RAM 4GB DDR3 dan harddisk 500GB, dan sebagai senjata perlengkapan gaming digunakan GeForce GTX 460M experience. Kartu grafis dari NVIDIA ini dibekali dengan kapasitas 1,5 GB.

Satu lagi jajaran komputer game, yaitu Qosmio X505-Q896 dari Toshiba, merupakan komputer yang lebih dari cukup untuk melepas keinginan bermain game karena kartu grafis yang dipakai sudah sangat layak diperhitungkan. GPU dari NVIDIA GeForce GTX 460M, dengan 1.5GB dan juga Intel Core i7 740QM 3 GHz, dan tambahan RAM DDR3 4GB menjamin game akan berjalan dengan mulus, sedangkan harddisk 500GB memungkinkan Anda untuk menyimpan sejumlah besar games. Komputer ini juga menawarkan Blu-ray optical drive dan layar dengan resolusi 1920 × 1080.

Demikian apa yang bisa saya sharing, semoga bisa menjadi referensi anda dalam belanja komputer atau laptop, selamat belanja, semoga mendapatkan komputer atau laptop yang diinginkan.


Infolinks In Text Ads