Pages

Subscribe:

Pilihan Bahasa

Cari Artikel

Custom Search

Check Berat Web/Blog dan koneksi internet anda!

Masukkan Alamat Blog/Web Max 10 Url:
(http://igovic.blogspot.com)
Showing posts with label Computer Stuff. Show all posts
Showing posts with label Computer Stuff. Show all posts

Thursday, October 4, 2012

AMD VS INTEL

AMD VS INTEL mana yang lebih HEBAT?



Pertanyaan yang sampai sekarang belum ada jawaban yang konkret mana yang lebih hebat antara AMD dan INTEL.

Sebelum aku mengenal AMD SEMPRON 3200+  aku salah satu pengguna INTEL tapi setelah mengenal AMD Sempron 3200 aku langsung berpaling ke AMD karena performa dan harganya lebih bersahabat dibanding INTEL, Tapi jujur pertanyaan di atas belum bisa aku temukan jawabannya walaupun saat itu aku sudah fanatik sekali dengan produk AMD, aku coba hunting dari berbagai sumber mengenai pertanyaan diatas, dan menurutku ini jawaban yang paling baik untuk saat ini.



 Arsitektur. Baik Intel maupun AMD memakai pandangan yang berbeda terhadap prosesor, yakni dari arsitektur prosesor itu sendiri. Dalam hal ini, tidak ada yang bisa dikatakan lebih unggul atau tidak. AMD mengintegrasikan memory controller ke dalam prosesor nya, sehingga jalur data antara prosesor dengan chipset jadi lebih singkat. Intel tidak mengintegrasikan memory controller ini ke dalam prosesornya (meskipun sekarang pandangan itu sudah dirubah dengan kehadiran Core i7 / codename Nehalem) dan lebih berfokus pada penanaman memori internal pada prosesor. Baik Intel maupun AMD, memiliki keunggulan masing-masing. Bagi AMD, penanaman memory controller yang sering disebut sebagai HyperTransport ke dalam prosesor membuat transfer data rate menjadi lebih cepat (karena data tidak harus menunggu dari memori utama), tetapi menjadikan memori internal pada prosesor menjadi kecil. Bagi Intel, pengintegrasian memory internal prosesor yang besar (didapat dari penanaman jumlah transistor yang besar) membuatnya perkasa dalam hal aplikasi multi-threading karena berkaitan dengan fungsi utama memori internal prosesor itu sendiri (sebagai penyimpan data sementara yang akan diolah oleh prosesor), tetapi kurang digdaya dalam kisaran harga. Saya sebagai penulis mengakui,teknologi Intel setingkat diatas teknologi AMD. Oleh karena itu, user harus membayar dana yang lebih untuk sebuah prosesor Intel.

Daily Use. Kalo denger kata-kata orang, AMD itu lebih ditujukan untuk gaming, sedangkan Intel ditujukan ke aplikasi berat. Pandangan ini hampir benar, dikarenakan dalam hal gaming tidak dibutuhkan memori prosesor yang besar (sering disebut L2 Cache) tetapi transfer data yang cepat (sekarang sudah diambil alih oleh GPU). Intel jauh lebih menyenangkan dipaksa bermain dengan banyak aplikasi karena memori internal nya yang besar dibanding prosesor sekelas AMD.

Frekuensi dan chipset. Kedua hal ini saya gabungkan karena memiliki kaitan satu sama lain. Namun sebelum itu, satu hal yang saya ingin tekankan, jangan samakan antara frekuensi AMD dan Intel. Sebagai contoh, prosesor AMD Sempron 3000+ 1,8GHz dengan Intel Pentium 4 1,8Ghz bukan berarti memiliki kecepatan yang sama, Sudah ditekankan dari awal, karena AMD mengintegrasikan HyperTransport ke dalam prosesor nya, sehingga proses transfer data menjadi lebih cepat. (Lihat saja ke dalam produk AMD dan Intel di pasaran. Apabila kalian jeli dalam melihat pasar, Produk-produk AMD hampir jarang ada yang meiliki frekuensi lebih besar dari 3GHz (baik socket 754 maupun 939 / 940(AM2)). AMD dengan kecepatan 1,8GHz tersebut, sebenarnya performa nya sama dengan Intel 2,2Ghz. (Tidak ada rumus perhitungan yang pasti akan hal ini, tetapi kenyataannya demikian). Bagi frekuensi Intel yang kecil, hal ini bukan jadi kendala besar buat Intel. Karena, dengan pengalaman yang banyak sebagai produsen chipset bagus di platform motherboard Intel, maka R&D (research and development) untuk chipset Intel berkembang dengan pesat terutama dalam hal overclockingnya  (sejak jaman Intel dengan socket 478, sudah banyak motherboard dengan chipset Intel di pasaran, mulai dari seri 845 hingga 975X. Sedangkan AMD, baru mengintegrasikannya mulai dari chipset AMD 600 series chipset yang digunakan untuk socket AM2). Makanya, jangan heran kalau prosesor Intel dapat ditarik hingga mencapai clock speed 4GHz lebih hanya dengan menggunakan air cooling bahkan stock cooling, sedangkan AMD sudah boyo untuk dipaksa lari di 4Ghz walaupun menggunakan dice / phase cooling.
Grafis onboard. Untuk bab ini, saya lebih suka untuk langsung memberikan juara kepada platform AMD. Karena, motherboard-motherboard dengan platform AMD banyak memakai chipset dengan grafis terintegrasi dari nVidia maupun ATi Radeon yang sudah sangat memadai dalam hal grafis nya, berbanding terbalik dengan Intel. Waktu sebelum merger antara AMD dengan ATi dilakukan, beberapa produsen motherboard banyak menggunakan chipset nVidia pada motherboard AMD (selain chipset AMD itu sendiri), sedangkan pada motherboard Intel hal ini juga ada, tetapi sebagian besar hanya sebatas chipset berkemampuan SLI (nForce 590, nForce 680). Hal ini dikarenakan persaingan tidak langsung antara Intel dengan nVidia. (ketika AMD dan ATi join….intel ama nvidia malah perang).
Onboard graphics intel? Jangan diharapkan….Walaupun Intel telah megeluarkan chipset grafis GMA X4500 yang sudah mendukung DX10 dan fitur Aero pada Vista, tetap saja masih sangat jauh lebih baik nVidia maupun ATi.

Overheating. Sedikit ilustrasi, ketika saya menanyakan apa yang ia ketahui tentang AMD, ia mengatakan bahwa prosesor AMD itu cepat panas. (berbicara kondisi default ya….bukan setelah overclock loh). Betul, apabila dibandingkan Intel seri Dualcore E2xxx dengan Athlon X2 4/5xxx (memori internal prosesor sama, 1MB), maka Athlon lebih cepat panas. Mengapa? Pendapat saya pribadi, AMD lebih cepat panas karena dengan clock speed yang besar, panas yang dihasilkan juga besar. Demikian hal nya dengan cooling dari AMD yang cukup besar dengan bentuk persegi dan kipas yang airflow per second nya kecil, tentu saja lebih cepat panas. Sebenarnya, berkaitan sedikit dengan ilmu fisika, semakin besar suatu media, maka perambatan panas nya juga akan semakin lama, sehingga panas dari prosesor yang akan dibuang oleh kipas melalui heatsink akan jauh lebih lama dibandingkan heatsink fan yang kecil. (sekarang, cooling Intel makin tipis aja kan ukurannya? )

Conclusion. Berdasarkan informasi yang saya kumpulkan dan olah sendiri (brain made), berikut ini beberapa kesimpulan yang bisa saya tarik.
* Jika anda seorang penggila game atau gamer sejati, yang gemar memainkan game sambil denger musik, gunakanlah platform AMD. Pilih yang core speed nya berkisar antara 2GHz sampai 3Ghz. Game tidak butuh memori internal prosesor yang besar.
* Jika anda seorang analyst / video creator / designer, pemakaian Intel akan sangat membantu pekerjaan Anda. Anda tidak perlu menunggu dalam waktu yang lama ketika sedang mengerjakan proses rendering / computing, karena internal memori prosesor yang besar.
* Jika anda seorang yang gemar browsing / komputasi standar, pilihlah prosesor dengan TDP (Thermal Design Power) yang ber-watt kecil. Agar listrik anda hemat.
* Jika anda seorang pemula yang ingin belajar overclocking, silahkan berlatih dengan prosesor Dualcore Intel (E2xxx series) atau Athlon X2 3/4xxx series. Chipset mainboard juga sangat berperan dalam proses overclocking.
* Jika anda seorang overclocker yang sudah paham sedikit demi sedikit dengan overclocking, silahkan bermain dengan prosesor yang anda suka, dengan mainboard berchipset bagus, dan perhatikan masalah cooling.
* Jika anda seorang enthusiast overclocking dan gemar untuk melihat angka 5GHz ke atas di cpu-z, gunakan Celeron 347 atau Pentium 4 631 dengan mainboard P965 (Broadwater). 5Ghz bisa dicapai dengan hanya air cooling.
Guidance List of well-known manufactured product in overclocking (additional)
Motherboard
DFI (Firstcom), Asus (Astrindo Senayasa), Biostar (SME)
Processor
Intel (for overclocking basic, lebih baik memakai prosesor seri apa saja dengan clock speed terendah). AMD (Phenom X4 810 and X3 720 generation 2, udah enak diajak lari2 sama 790GX)
Memory
Team Xtreem non Dark (Micron D9GMH or D9GKX chipsets), Kingston value (most of them using Micron D9HNH), Corsair DHX/XMS Series (Promos), OCZ, Adata Extreme Edition (D9GMH)
Hardisk
Cari aja yang cache hardisknya besar… karena pemakaian hardisk tergantung kebutuhan aja. Tapi sih, saya lebih recommend merk Western Digital. Lebih panjang umur…
VGA
nah…sesuaikan sama keinginan anda..
PSU
FSP (Tier 2), Corsair (Tier 1), Seasonic, Tagan (Tier 1), Antec (Tier 2), Acbel (Tier 3). Makin kecil tier makin bagus

Sumber: Internet yang MAHA KAYA

Tuesday, October 2, 2012

Overclocking Computer For Gaming

Overclock merupakan salah satu cara kita meningkatkan kemampuan komputer kita dengan cara merubah settingan hardware kita supaya mencapai kemampuan maksimal, itu menurut versi gw
So,,, apa saja yang harus kita perhatikan supaya kita bisa overclock komputer kita?
  1. Overclock tidak selamanya berakibat buruk.Dengan porsi yang tepat,overclock membantu periferal anda bekerja dengan lebih optimal.
  2. Sebelum melakukan overclock,pastikan hardware pendukung sudah siap.Yang paling penting adalah power supply unit (PSU), motherboard dan heat sink fan (HSF) processor.
  3. Batas kemampuan setiap periferal berbeda. Maksudnya,dengan dua periferal yang sama dan identik sekalipun belum tentu clock maximal yang tercapai akan sama.
  4. Jika anda pemula dalam hal OC (overclock) sangat disarankan untuk mengoverclock periferal yang masih tercover warranty,untuk meminimalisir kerugian
  5. Overclock bukan ilmu pasti,apalagi ilmu ghaib.Butuh keyakinan,usaha,kesabaran,keberuntungan dan yang lebih penting...doa

OVERCLOCK MOTHERBOARD

1. Hindari motherboard dengan type mATX (micro ATX) apalagi ITX.
Motherboard mATX dan ITX pada umumnya hanya menekankan pada fungsi essential,jadi fungsi overclock terbatas.Terbatas disini maksudnya karena komponen, yang akan mempengaruhi durabilitas, dan BIOS yang dipakai.Hal ini memang tidak bisa dipukul rata.

2.Hindari penggunaan toroidal coil apalagi open air toroidal untuk power phase processornya.

3. Hindari motherboard yang menggunakan chemical capasitor, cari yang full solid capacitor untuk durability dan kemampuan suplai daya yang stabil.
4.TDP AMD dan Intel berbeda.Tapi pada prinsipnya sama-sama membutuhkan daya yang tinggi untuk di overclock.Gunakan motherboard yang memiliki 
4 + 1 power phase untuk overclock ringan (maximum 2-3% dari nilai stock vcore)
6 + 2 power phase untuk overclock medium (maximum 5 - 10 % dari nilai stock vcore) 
8 + 2 power phase untuk overclock expert to suicide (15% and up dari nilai stock vcore)
 
Definisi Power Phase dan PWM yang lebih Advanced


1.8 pin 12v EPS

Kegunaannya adalah utk menyuplai daya lebih ke processor.8 pin memiliki kemampuan pass-through dari standard 4 pin.

2.I/O Ctl

IC I/O mointoring utk 8 pin EPS

3.Choke EPS

Choke ini utk menjaga suplai 8 pin EPS agar tidak berlebihan

4.Main Choke

Inilah generator utk mensuplai daya ke processor

Tingkatan dari tertinggi sampai terendah sejauh yang saya tahu
  • Renesas R0, mampu suplai daya 60W effisiensi 75%
  • Renesas 1R0, mampu suplai daya 50W effisiensi 75%
  • Renesas 1R1, mampu suplai daya 50W effisiensi 60%
  • Renesas 1R2, mampu suplai daya 45W effisiensi 65%
  • Renesas R60 atau Foxconn Magic MC60, mampu suplai daya 40W effisiensi 65%
Jenisnya bisa beragam dari semi alloy,full alloy,ferrite,tantalum.Jenis ini berpengaruh pada OC (operational condition), dimana sesuai standard 80plus berada di 60'C.

5. Mosfet dan Driver

Bentuk bisa terpisah antara driver dan mosfet.Tapi saat ini hampir semua motherboard utk OC menggunakan model DrMOS (Driver MOSfet).Selain utk menyiasati ruang,model DrMOS lebih presisi dan mendukung hybrid (analog-digital) PWM maupun full-digital PWM.

6.2 channel kontroller per choke

PWM diatas menggunakan model 2 channel perchoke,artinya 1 choke di kontrol 2 DrMOS.Kemungkinan besar motherboard ini menganut system hybrid PWM (vcore rendah digital,vcore tinggi analog) karena terdapat 2 IC con-current (7) utk kalibrasi dan MOSFET (8) utk switching.

Dari penjelasan dapat diambil kesimpulan utk motherboard 8+2 diatas
  • Motherboard mampu memberikan daya 405W
  • [8 x 60W (R0)] x 75% = 360W
  • [2 x 60W (R0)] x 75% / 2 (backup) = 45W
  • Daya 405W mampu continuous pada suhu 60'C (operational condition ferrite choke).
  • Daya maximum motherboard via main choke adalah 480W (10 x 60W 80% eff 110'C OC) ditambah 1 choke via 8 pin EPS (60W 100%) kurang lebih 540W. artinya mobo ini mampu membakar Phenom II X6 1090T sampe ke vcore 2.0V 6Ghz ++
  • Mosfet NIKO-SEM PA102FDG akan memberi sinyal utk berpindah dari digital ke analog pada daya 120W
  • sensitivity 10A x 12V = ~120W
  • Utk jalan default / stock motherboard ini menggunakan digital PWM,sedangkan utk overclock menggunakan analog PWM.
BIOS Section

Untuk meningkatkan kestabilan atau dukungan yang optimal terhadap processor,memory dan setingan yg lebih stabil gunakan BIOS terbaru di motherboard.Cara- cara update BIOS antara lain

1. Via integrated flasher yg dimiliki BIOS 
2.Via DOS apabila tidak memiliki integrated flasher
3. Via Windows atau Auto update Program.

Nanti dilanjutkan untuk Overclock pheriferal yang lainnya ane dah ngantuk banget,,,,

  

Best Processor For Gaming


  1. Mas Processor yang bagus buat main game apa yah?
  2. Processor murah, bagus, tahan banting buat game apa yah?
  3. Saya mau ganti procie supaya main gamenya lebih mantab, kira2 procie apa yang keren?
  4. Processor Intel VS AMD mana yang bagus?
  5. dllllllll......
masih banyak lagi pertanyaan seputar Processor yang handal untuk main game dll,,, tapi taukah bagaimana menetukan procie yang handal atau yang pas buat kebutuhan kita?
Banyak cara dan banyak yang harus di uji untuk mengetahui kehandalan procie yang kita harapkan, jujur gw juga belum tahu banyak apa saja yang di uji dan bagaimana caranya, tapi dengan banyaknya Benchmarker yang senantiasa membantu kita menjawab semua pertanyaan-pertanyaan mengenai hardware komputer yang kita harapkan, kita ga perlu susah payah menguji sendiri hardware yang akan kita beli. Disini saya akan coba tampilkan Benchmark mengenai Processor for Gaming yang mudah-mudahan bisa jadi referrensi buat temen-temen semua.

Sekarang sudah tahukan Procie mana yang pas buat kita main game dan tentunya harus disesuaikan dengan Budget kita juga donk,,,

Infolinks In Text Ads