Pages

Subscribe:

Pilihan Bahasa

Cari Artikel

Custom Search

Check Berat Web/Blog dan koneksi internet anda!

Masukkan Alamat Blog/Web Max 10 Url:
(http://igovic.blogspot.com)
Showing posts with label Sony Xperia Ion. Show all posts
Showing posts with label Sony Xperia Ion. Show all posts

Sunday, July 21, 2013

Review Sony Experia L C2105


Setelah sukses dengan Xperia Miro dan Xperia J, kini Sony kembali menggarap seri Experia teranyar untuk segmen menengah yaitu Experia L yang terinstal processor dual core. 
Pertanyaannya, Bagaimana dengan kinerja Seri Experia terbaru ini? 

Review Sony Experia L ini spesial saya persembahkan buat sahabatku yang ngebet pengen beli sony Experia terbaru :-) 

Desain

Dimensi: 128.7 x 65 x 9.7mm, 137gram; full touchscreen; materialplastik; port audio 3.5 mm;volume rocker, tombol power/lock, tombol shutter; lubang mic; port microUSB(sekeliling ponsel dari sisi atas). 

Jika dilihat dari arah depan, sepintas bodi ponsel ini mirip dengan Xperia E yang memiliki sisi menipis di bagian atas dan bawah. Namun uniknya, Xperia L memiliki struktur bodi yang melengkung (jika dilihat dari samping).Karakter desain yang disuguhkan Xperia L bisa dibilang sama persis dengan Xperia J.

Layaknya karakter disain smartphone mid-end, desain Xperia L juga diramaikan dengan lis silver di sekeliling bodi. Menariknya, di area lis bawah terdapat Illumination effect LED, yang akan menyala jika ada notifikasi masuk (missed call atau message). Sama seperti Xperia Miro dan Xperia J.

Cover belakang dilapisi bahan doff yang membuatnya terasa kesat dan tak mudah licin. Sayang, untuk membuka cover ini Anda memerlukan ketelitian dan kesabaran. Pasalnya, sisi yang agak menipis di kedua ujung bodi memiliki lengkungan yang menutupi rangka dalam. Anda harus mencongkel lubang di sisi kiri bodi, dan melepas bagian atas lebih dulu baru mendorongnya sedikit ke arah bawah untuk melepaskan cover belakang. Cukup merepotkan.

Di bagian dalam, Anda akan menemukan slot kartu SIM dan microSD. Untuk menyeisipkan kartu SIM, Anda tak perlu melepas baterai. Namun, jika ingin memasukan kartu memori ekspansi micro SD, baterai harus dilepas lebih dulu. Karena, posisi slot kartu microSD ada di bagian bawah slot kartu SIM.

Display

Layar sentuh TFT kapasitif, 16 juta warna,480 x 854pixels (FWVGA), 4.3 inches (~228 ppi pixel density), 5 point multi touch; Scratch-resistant glass

Sesuai segmentasinya, layar Xperia L hanya memiliki resolusi FWVGA belum HD 720p layaknya Xperia SP maupun full HD seperti Xperia Z. Meski begitu, tampilan gambar maupun warna yang terpancar di layar smartphone ini tetap terlihat jernih dan terang.

Dibanding beberapa smartphone sekelasnya, layar Xperia L justru lebih ciamik dengan kerapatan piksel yang mencapai 228 ppi.

Sebagai tambahan, meski tak didukung teknologi Gorilla Glass, namun layar Xperia L ini ternyata sudah dibekali lapisan anti gores loh. Walaupun kualitasnya standar, namun teknologi ‘scratch resistant’ yang dimilikinya sanggup melindungi LCD ponsel ini dari goresan benda tajam.





Sistem Operasi dan UI

Android OS, v4.1.2 (Jelly Bean)

Sektor ini, nampaknya tak banyak perbedaan yang terlihat antara Xperia L maupun generasi Xperia lain yang menggunakan versi Androidyang sama. Misalnya saja Xperia SP, Xperia Z/ZL.

Antarmukanya tetap mengnyuguhkan karakter khas Sony Xperia. Mulai dari struktur home screen, wallpaper hingga lock screen yang menghadirkan dua shortcut favorit (Walkman dan Kamera) mengapit jam digital.
Layar utama Xperia L juga menawarkan multipanel yang dapat dipercantik menggunakan widget maupun shortcut khas Android Jelly Bean. Sayang, interface khas Xperia yang sempat hadir di awal kemunculan flagship Sony Xperia (Timescape) tak lagi di jumpai di generasi baru ini. Padahal, di Xperia Z/ZL ada fitur yang menyerupai Timescape yakni Socialife.
Hardware dan Benchmark

Prosesor Dual-core 1 GHz,Qualcomm MSM8230 Snapdragon chipset, Adreno 305GPU; 1GB RAM, Internal Storage: 8 GB (5.8 GB user available), external: microSD up to 32 GB, baterai Li-Polymer1700 mAh

Jeroan yang dimiliki Xperia L di bawah rekan satu mereknya Xperia SP yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon Dual-core 1.7 Krait, dan menjadi jawara di kelas Dual-core saat ini.
Jika dikomparasi dengan smartphone Dual-core sekelasnya, Xperia L terlihat cukup superior. Bahkan, beberapa smartphone Quad-core berhasil dikalahkannya. Hal ini terlihat dari hasil uji benchmark menggunakan aplikasi Antutu dan Quadrant.
Dengan performanya ini, Xperia L mampu ‘melibas’ semua game/aplikasi berkualitas tinggi dengan lancar. Untuk mendukung performanya ini, Xperia L menggunakan baterai Li-Polymer berkapasitas 1700 mAh sebagai sumber powernya.

Dengan dukungan ‘Power Management’ yang maksimal lewat fitur “Stamina Mode”, kinerja baterai Xperia L ini bisa meningkat hingga 3x lipat. Namun tentunya akan menonaktifkan beberapa fungsi yang tak digunakan semisal data, WiFi, Bluetooth, GPS, screen brightness dan sebagainya.
Konektifitas

GSM 850 / 900 / 1800 / 1900; HSDPA 850 / 900 / 1700 / 1900 / 2100;GPRS up to 85.6 kbps, EDGEup to 237 kbps,HSDPA, 21 Mbps; HSUPA, 5.76 Mbps, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n, dual-band, Wi-Fi Direct, DLNA, Wi-Fi hotspot, Bluetoothv4.0 with A2DP, NFC, microUSB v2.0

Seperti para pesohornya, Xperia L juga hadir dalam beberapa varian yakni C2104 dan C2105. Hal ini untuk membedakan wilayah penyebarannya terkai penggunaan frekuensi jaringan seluler di masing-masing negara. Untuk di Indonesia, versinya adalah C2105 yang mendukung quadband GSM dan WCDMA 900/2100 MHz.
Soal kecepatan akses data, jalur 3.5G yang ditawarkan smartphone ini tak perlu diragukan lagi. Namun, untuk kualitasnya tentu saja tergantung pada performa jaringan seluler milik operator yang digunakan.
Untuk jalur koneksi lainnya, Xperia L tergolong ‘royal’. Hampir semua saran tersedia, mulai dari WiFi yang dibekali kemampuan WiFi hotspot dan WiFi Direct, Bluetooth yang juga bisa dimanfaatkan untuk berbagi koneksi internet (Bluetooth tethering), NFC hingga port kabel data micro USB yang bisa digunakan sebagai media penghubung ke PC/laptop bahkan untuk membaca data dari harddisk eksternal via kabel USB OTG (On The Go).
Kamera & Multimedia

8 MP, 3264 x 2448 pixels, autofocus, LED flash,Geo-tagging, touch focus, face and smile detection, image stabilization, HDR, sweep panorama; kamera sekunder: VGA; Perekam video:720p@30fps, video stabilization; Walkman player, Radio FM, Video

Segmen ‘menengah’ yang disasar Xperia L nampaknya sesuai dengan fasilitas multimedia yang diembannya. Kamera 8MP yang ditanamkan memang menjadi resolusi ‘wajib’ untuk smartphone mid-end saat ini. Sama seperti Xperia SP.

Meski begitu, fitur pendukung kamera yang dibenamkan cukup mumpuni. Bahkan digadang-gadang lumayan tangguh untuk fotografi mobile. Saat PULSA menjajalnya untuk foto, hasil yang didapat cukup bagus dengan penyerapan warna serta cahaya yang pas. Supaya hasil foto bisa lebih maksimal, Anda bisa bereksperimen dengan fitur HDR, white balance maupun exposure.
 Selain kamera, Xperia L juga menonjolkan sisi multimedia khususnya Walkman player, video dan radio FM. Interface Walkman player yang ditampilkan smartphone ini khas generasi Xperia, dengan beragam fungsi tambahan untuk memaksimalkan kemampuan audio player. Mulai dengan hadirnya pengaturan equalizer, hingga teknologi ClearAudio+ yang memberikan kejernihan suara. Menariknya lagi, Anda bisa mengintegrasikan Walkman player dengan pencarian online musik via YouTube, PlayNow, Wikipedia serta lirik lagu termasuk versi karaokenya.

Key features

  • Quad-band GSM/GPRS/EDGE and dual or quad-band HSPA support
  • 21 Mbps HSDPA and 5.76 Mbps HSUPA
  • 4.3" 16M-color TFT capacitive touchscreen of FWVGA resolution (480 x 854 pixels) at around 228 ppi
  • Android OS v4.1.2 Jelly Bean
  • Dual-core 1 GHz Krait CPU, Adreno 305 GPU, Qualcomm MSM8230 Snapdragon chipset
  • 1 GB of RAM
  • 8 GB of inbuilt storage (5.8 GB user available)
  • microSD slot (32GB supported)
  • 8 MP autofocus camera, single LED flashlight, geotagging, touch focus, HDR, proper shutter key
  • 720p @ 30fps video capture with HDR
  • VGA front-facing camera
  • Wi-Fi a/b/g/n, Wi-Fi hotspot
  • GPS with A-GPS
  • NFC
  • PlayStation certified
  • Accelerometer, ambient light and proximity sensor
  • Standard 3.5 mm audio jack
  • Stereo FM radio with RDS
  • microUSB port (charging) and stereo Bluetooth v4.0
  • LED strip for breathing light and notifications
  • 1750 mAh Li-Ion battery, user-replaceable
Kelebihan
• Desain Keren
• Sarana koneksi lengkap (3.5G, WiFi, NFC, Bluetooth)
• Kamera dan fitur pendukungnya tangguh

Kekurangan

• Tidak didukung teknologi Bravia Engine
• Video Belum HD 1080p
• Membuka cover belakang sedikit merepotkan
• Harga Cukup Mahal

Kesimpulan


Menilik harga yang hampir mendekati Rp 3 jutaan, Xperia L tergolong mahal. Pasalnya, di pasaran Anda masih bisa menemukan produk kompetitor dengan spesifikasi yang tak jauh beda, tapi dibanderol dengan harga yang sedikit lebih murah. Menariknya, hasil  benchmark hardware smartphone ini menunjukan nilai yang cukup tinggi. Bahkan mengalahkan smartphone Dual-core di level yang sama.

Selain itu, ketangguhan sektor multimedia yang ditawarkan Xperia L sepertinya bisa menjadi nilai plus bagi Anda yang tengah mencari smartphone baru.
Sumber: Tabloid Pulsa


Wednesday, June 6, 2012

9 Ponsel Terbaik di CES 2012

Hands On With Sony

CES 2012 adalah ajang pameran gadget-gedget ternama memamerkan sebuah teknologi terbaru masa depan yang sangat menggiurkan dan memanjakan kita,lepas dari segala macam teknologi mata saya terpusat oleh Phone Spot,dimana seperti kita ketahui para juru kunci nya tak lain dan tak bukan tak jauh jauh dari Apple,Samsung,Motorolla dan Provider lainnya.

CES 2012

Jujur aku penasaran banget Ponsel yang kaya gimana sich yang jadi Ponsel Terbaik di CES 2012,check it out !

LG Spectrum (Verizon Wireless)

LG Spectrum for Verizon
Ponsel high-definition mulai muncul dengan sungguh-sungguh. Spektrum LG olahraga layar ultra-tajam 720p dalam faktor bentuk yang lebih ramping, lebih ringan daripada Rezound (dan juga 720p) yang ada HTC. Selain resolusi 720-by-1280-pixel, layar adalah "canggih high-def IPS," yang untuk mata kita terlihat lebih cerah dibandingkan ponsel lainnya yang telah kami melihat setidaknya di lantai pertunjukan. Teks muncul memukau tajam bahkan pada ukuran font kecil. Ini juga paket program editing video dan sebuah toko aplikasi HD-spesifik, yang harus menangani Spectrum dengan mudah berkat prosesor dual-core 1.5GHz dan 4G LTE dukungan jaringan. Tidak ada 4.0 Android (Ice Cream Sandwich) keluar dari kotak, namun LG menjanjikan sebuah update pada bulan Juni 2012.

Motorola Droid 4 (Verizon Wireless)
Motorola Droid 4
Droid Motorola 4 bisa QWERTY terbaik ponsel Android belum, dengan desain slider ramping, laser-potong lima baris keyboard QWERTY dengan pencahayaan tepi tajam, prosesor dual-core 1.2GHz, dan (akhirnya) 4G LTE kecepatan data. Ia juga bekerja dengan berbagai aksesoris Motorola modus Webtop, termasuk 10 - dan 14-inci Lapdocks, sebuah HD Docking Station untuk ruang tamu, dan Dock Navigasi Kendaraan. Yang satu ini bisa mendorong pengguna BlackBerry yang tersisa-yang didedikasikan untuk mereka hardware keyboard-atas garis untuk Android jika RIM tidak benar kapal segera.

Samsung Galaxy Nexus (Sprint)
Samsung Galaxy Nexus
Es Krim unggulan ponsel Sandwich pertama, Samsung Galaxy Nexus, melompat ke Sprint, menambahkan kembali kemampuan Google Dompet bahwa Verizon Wireless telah dinonaktifkan sepanjang jalan. Layar 4,65 inci besar Super AMOLED dan dual-core yang mengesankan, tetapi dalam kasus ini mengambil kursi kembali ke merek baru LTE-Sprint, generasi jaringan 4G bahwa itu powering up di 10 kota pada pertengahan tahun ini.

LG Viper (Sprint)
LG Viper for Sprint
Nexus Galaxy mungkin memiliki sorotan, tapi Viper LG bisa Sprint Q-kapal untuk 2012. Ini mungkin halangan pembeli bahkan lebih, berkat lebih mudah dikelola ukuran layar 4 inci, disikat logam panel belakang, dan harga lebih rendah dari Nexus Galaxy.



Ini hanya berjalan Android 2.3 (Gingerbread) di luar kotak, tetapi radio LTE, dual-core prosesor, dan kompatibilitas NFC berarti masih memiliki masa depan dalam pikiran.

Sony Xperia Ion (AT & T)
Sony Xperia Ion
Smartphone Sony-merek pertama, Xperia Ion menawarkan 4,6-inci yang menakjubkan, 720-by-1280-piksel (720p) layar kaca dan kamera 12-megapixel. Di bawah tenda adalah 1.5GHz dual-core prosesor Qualcomm Snapdragon yang dapat menangani game PlayStation kaliber selain musik dan video. Android 2.3 (Gingerbread) merupakan default OS disayangkan, tapi Sony menjanjikan upgrade ICS akhir tahun ini. Sony masih memilah hanya yang PlayStation game akan bekerja pada hal (PS1 PS2?? Xperia Bermain? Tablet?), Tapi jelas Ion Xperia akan menjadi pesaing serius pada saat kedatangan di kuartal kedua.

HTC Titan II (AT & T)
HTC Titan II for AT&T
Pertama Amerika 16-megapiksel ponsel kamera ada di sini, dan itu sebuah doozy. HTC besar Titan II olahraga Windows Telepon 7,5, data LTE kecepatan, dan layar 4,7 inci, dan dapat mengambil foto dengan resolusi 4640-oleh-3, 840 piksel. Sisa dari spesifikasi nya tidak mengesankan, berkat beberapa pembatasan yang ditentukan Microsoft sisa, namun Anda masih mendapatkan 1.5GHz cepat (single core) prosesor Qualcomm Snapdragon S2, 480-by-800-pixel resolusi layar, 720p camcorder , dan 16GB penyimpanan internal (meskipun dengan tidak ada slot kartu memori).

Nokia Lumia 900 (AT & T)
Nokia Lumia 900 for AT&T
Sekarang ini adalah apa yang kita sedang menunggu. Nokia akhirnya menunjukkan dari pertama high-end Windows Phone 7 perangkat, seperti Nokia sebelumnya Lumia 710 terlalu berorientasi anggaran untuk menginspirasi dengungan banyak. LTE-900 paket dilengkapi Lumia sebuah 8-megapiksel kamera, optik Carl Zeiss, dan layar 4,3 inci AMOLED Hitam Batal. Sebagai bagian dari keynote terakhir CES Microsoft, Nokia kuat Lumia 900 mungkin sendoff pas.

Huawei Mendaki P1 S (TBA Carrier)
Huawei Ascend P1 S
Siapa yang akan diharapkan smartphone tertipis di dunia datang dari Huawei? Para Mendaki P1 S hanya 0,26 inci tebal, yang merupakan 2 / 100 dari inci tipis dari Motorola RAZR Droid. Para Mendaki P1 S mengesankan dalam cara-cara lain juga, dengan 4.3-inci, 540-by-960-pixel layar Sandwich Super AMOLED, sebuah 1.5GHz TI OMAP 4460 prosesor dual-core, sepasang kamera, dan Android 4.0 (Ice Cream ) dimuat. Tidak ada kata pada pembawa namun untuk yang satu ini, meskipun.

Lenovo K800 (China Unicom)
K800, Profile View
Chip Intel Atom adalah baik untuk low-power netbook, tetapi secara tradisional terlalu haus kekuasaan untuk smartphone. Para K800 Lenovo bisa mengubah itu, setidaknya di Cina-dan, jika berhasil, akhirnya merek Intel sebagai pemain di pasar smartphone, setelah bertahun-tahun janji-janji kosong dan palsu dimulai. The K800 adalah tidak bungkuk sebaliknya, baik, dengan 4,5-inci, layar multi-touch 720p, Wi-Di, dan baterai yang besar. Kami tetap menutup mata pada satu ini, serta kesepakatan lainnya Intel dengan Motorola, yang bisa membawa kita perangkat US cepat daripada nanti.

Infolinks In Text Ads